sebiru cintaku airingaet
Minggu, 23 Oktober 2011
Kamis, 13 Oktober 2011
Rabu, 12 Oktober 2011
Rabu, 28 September 2011
konteks kasih sayang di dalam QS. al-fatihah
hidup ini indah kawan,,
ketahuilah manusia diciptakan atas dasar kasih sayang dan dihidupkan juga atas dasar kasih sayang. baek itu kasih sayang dari orang tua, keluarga, taman, pacar maupun kasih sayang dari Allah. dari beberapa sudut ini tentu menghasilkan sudut-sudut yang berbeda pula tentang pengertian kasih sayang javascript:void(0).
Di dalam Al- Qur'an Allah menyebetkan kata-kata الرَّحمـنِ dan الرَّحِيم untuk mengungkapkan dua kata ini. Untuk lebih detailnya kita akan bahas satu persatu.
1. الرَّحمـنِ
Di dalam al- Qur'an kata الرَّحمـنِ memiliki arti atau tejemahan "Maha Pengasih". Kata الرَّحمـنِ menunjukkan betapa Pengasihnya Allah ta'ala terhadap makhluk-Nya tidak saja kepada umat islam melainkan juga kepada umat non Islam atau orang kafir, bahkan Allah SWT juga Maha pengasih terhadap mahluk selain manusia. Nah kalau dicontohkan kepada manusia, Allah memiliki sifat dermawan. Ini terbukti bahwa setiap makhluk yang ada di dunia ini di jamin Rezkinya oleh Allah. Allah tidak pernah memandang siapa, apa dan bagaimana baginya setiap yang hidup sudah memiliki ketetapan rezki yang jauh hari telah ditentukan berdasarkan pertimbangan-Nya.
2. الرَّحِيم
Nah ini dia kata yang tak kalah menarik untuk kita pahami, kami akan mencoba menguraikan kata ini sebatas kemampuan ilmu yang kami miliki.
Kata الرَّحِيم memiliki arti "Maha Penyayang". Perlu kita perhatikan baik-baik bahwa perbedaan kata الرَّحِيم dan الرَّحمـنِ beda-beda tipis, namun kalau dipahami secara mendalam kedua kata ini memiliki arti yang signifikan. Kata الرَّحِيم , ditujukan hanya kepada umat Islam saja, artinya Allah sangat sayang kepada Umat Islam dan tidak kepada umat selain Islam. Memang Allah memberikan rizki yang berlimpah kepada orang-orang non Islam, tapi bukan berarti bahwa Allah sayang kepada mereka, karna rizki yang Allah berikan kepada umat selain non Islam hanya membuat mereka semakin terlena dan tersesat.
Bahwa Islam sebagai salah satu nikmat terbesar merupakan rizki yang sangat berharga ketimbang materi. Islam membuat manusia bahagia dunia akhirat namun harta/ materi hanya membuat manusia bahagia di akhirat saja bahkan materi tidak slalu menjamin untuk sebuah kebahagiaan.
Kita patut bersyukur, meski hidup dalam kesederhanaan, atau bahkan kekurangan tidaklah menjadi alasan buat kita untuk ingkar kepada Allah sebagai Zat pemberi rizki. Islam dan Iman adalah rizki yang paling berharga yang hanya diperuntukkan bagi kita, untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.
Akhirnya, kami berpesan, jangan jadikan materi sebagai tolak ukur untuk menilai Allah dan manusia sayang atau tidak sayangnya kepada kita. Kami ingat sebuah kalimat sederhana yang penuh makna, "Allah tidak memberi apa yang kita inginkan, tetapi Allah slalu memberi apa yang kita butuhkan".
Akhirnya cukup sekian, senang berbagi dengan teman-teman semua. Akhir kata Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarokatuh.
ketahuilah manusia diciptakan atas dasar kasih sayang dan dihidupkan juga atas dasar kasih sayang. baek itu kasih sayang dari orang tua, keluarga, taman, pacar maupun kasih sayang dari Allah. dari beberapa sudut ini tentu menghasilkan sudut-sudut yang berbeda pula tentang pengertian kasih sayang javascript:void(0).
Di dalam Al- Qur'an Allah menyebetkan kata-kata الرَّحمـنِ dan الرَّحِيم untuk mengungkapkan dua kata ini. Untuk lebih detailnya kita akan bahas satu persatu.
1. الرَّحمـنِ
Di dalam al- Qur'an kata الرَّحمـنِ memiliki arti atau tejemahan "Maha Pengasih". Kata الرَّحمـنِ menunjukkan betapa Pengasihnya Allah ta'ala terhadap makhluk-Nya tidak saja kepada umat islam melainkan juga kepada umat non Islam atau orang kafir, bahkan Allah SWT juga Maha pengasih terhadap mahluk selain manusia. Nah kalau dicontohkan kepada manusia, Allah memiliki sifat dermawan. Ini terbukti bahwa setiap makhluk yang ada di dunia ini di jamin Rezkinya oleh Allah. Allah tidak pernah memandang siapa, apa dan bagaimana baginya setiap yang hidup sudah memiliki ketetapan rezki yang jauh hari telah ditentukan berdasarkan pertimbangan-Nya.
2. الرَّحِيم
Nah ini dia kata yang tak kalah menarik untuk kita pahami, kami akan mencoba menguraikan kata ini sebatas kemampuan ilmu yang kami miliki.
Kata الرَّحِيم memiliki arti "Maha Penyayang". Perlu kita perhatikan baik-baik bahwa perbedaan kata الرَّحِيم dan الرَّحمـنِ beda-beda tipis, namun kalau dipahami secara mendalam kedua kata ini memiliki arti yang signifikan. Kata الرَّحِيم , ditujukan hanya kepada umat Islam saja, artinya Allah sangat sayang kepada Umat Islam dan tidak kepada umat selain Islam. Memang Allah memberikan rizki yang berlimpah kepada orang-orang non Islam, tapi bukan berarti bahwa Allah sayang kepada mereka, karna rizki yang Allah berikan kepada umat selain non Islam hanya membuat mereka semakin terlena dan tersesat.
Bahwa Islam sebagai salah satu nikmat terbesar merupakan rizki yang sangat berharga ketimbang materi. Islam membuat manusia bahagia dunia akhirat namun harta/ materi hanya membuat manusia bahagia di akhirat saja bahkan materi tidak slalu menjamin untuk sebuah kebahagiaan.
Kita patut bersyukur, meski hidup dalam kesederhanaan, atau bahkan kekurangan tidaklah menjadi alasan buat kita untuk ingkar kepada Allah sebagai Zat pemberi rizki. Islam dan Iman adalah rizki yang paling berharga yang hanya diperuntukkan bagi kita, untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.
Akhirnya, kami berpesan, jangan jadikan materi sebagai tolak ukur untuk menilai Allah dan manusia sayang atau tidak sayangnya kepada kita. Kami ingat sebuah kalimat sederhana yang penuh makna, "Allah tidak memberi apa yang kita inginkan, tetapi Allah slalu memberi apa yang kita butuhkan".
Akhirnya cukup sekian, senang berbagi dengan teman-teman semua. Akhir kata Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Langganan:
Postingan (Atom)